|
Surabaya - Surabaya Post
Perwakilan Autoglym di Singapura mengoreksi target penjualan
bahan poles asal impor tersebut di Indonesia. Secara realitis mereka
memperhitungkan kondisi setelah negeri ini dilanda krisis ekonomi
yang berkepanjangan.
"Kebijakan itu tentu saja akan di tinjau kembali jika situasi ekonomi
disini sudah pulih lagi", kata Direktur Operasi PT Autoglym Indonesia
-- penyalur tunggal bahan poles merk tersebut di Indonesia -- David
Tan ketika dihubungi di kantornya, Kamis (27/8).
Menurut David, lantaran Indonesia saat ini mengalami gejolak ekonomi,
target penjualan sebesar Rp 300 juta/tahun yang ditetapkan perwakilan
Autoglym Asia Pasifik di Singapura harus dikoreksi menyesuaikan
dengan kondisi menurunnya daya beli masyarakat.
Diakuinya, imbas dari krisis tersebut tentu saja juga dialami para
pebisnis salon kecantikan mobil. Bahkan pasar salon mobil belakangan
cenderung melemah, meski ada beberapa pegelola salon yang mengaku
masih menerima order, terutama dari kalangan pebisnis mobil bekas
dan pelanggan perorangan.
"Peningkatan order sampai 25% tersebut, dipicu oleh kesadaran sebagian
masyarakat terhadap jasa penyalonan mobil. Apalagi harga mobil baru
kini makin membubung, sehingga orang cenderung makin intensif merawat
kendaraan mereka", kata Andy Tanggara, Direktur Sentra Car Cleaning
Centre, menanggapi peta usaha salon mobil akhir - akhir ini.
Penambahan order itu, menurut ia, selain datang dari kustomer pribadi,
juga dipasok oleh Mobil'88, yang sebelumnya mengikat kerjasama dengan
Sentra. Pengelola ruang pamer mobl bekas yang lain seperti Gajah
Mas Motor (GMM) juga menjadi pelanggannya.
Sedang Kacab Mobil'88 (Hi-Q), L Sutolip Djaja mengatakan , selama
ini mobil yang dipajang diruang pamernya selain telah lolos 120
item pemeriksaan, juga disalonkan lebuh dulu agar tampak cemerlang,
sehingga menarik perhatian calon pembeli.
Menyikapi kiat itu, Iwan Soegandha L dari Dharma Motor yang dihubungi
melalui Siska mengatakan, dia baru memakai jasa salon apabila mobil
yang akan dipajang diruang pamer termasuk mobil mewah sekelas Mercedes
dan BMW. (ahn)
|