|
Surabaya - Surabaya Post
Menyikapi tingginya harga bahan poles impor akibat menguatnya kurs
dollar AS terhadap rupiah, agen tunggal Autoglym di Indonesia selama
April menggelar "Paket Hemat" seharga Rp 110 ribu sampai Rp 135
ribu, untuk setiap pembelian produknya yang dikemas dalam parcel
mini.
Direktur Operasional PT Autoglym Indonesia (Sole Distributor),
David Tan, Selasa (31/3) mengatakan, ide ini timbul setelah melihat
kurs dollar AS yang tidak stabil mengakibatkan bahan poles impor
harganya melambung sampai 100% lebih.
"Dengan mengemas dalam bentuk parcel, kami ingin membantu konsumen
memperoleh bahan poles buatan Inggris ini dengan harga terjangkau.
Paket ini dikhususkan untuk pembeli eceran, bukan salon mobil atau
bengkel body repair", ujar dia.
Kemasan berbentuk parcel tersebut, menurut ia, hanya disiapkan
500 paket yang terdiri atas delapan pilihan. Delapan pilihan yang
dikemas sesuai kebutuhan kustomer ini merupakan bagian dari 41 item
produk Autoglym.
"Kemasan ala parcel mini semacam ini amat diminati ketika kami
ikut sejumlah pameran otomotif di Jakarta, Surabaya, dan kota -
kota besar lain di Indonesia", jelas David.
Konsumen yang berminat mengambil parcel ini, lanjut dia, silakan
menghubungi gerai Autoglym yang tersebar di wilayah Surabaya seperti
Sentra Salon Mobil, K&N, Q&C, dan M1. Sedangkan dua gerai Autoglym
di Malang masing - masing Sitondi dan Sentral.
"Untuk menjaring pembeli bahan poles eceran tadi, kami juga menyediakan
paket cuci mobil yang dipatok Rp 12.000 saja. Paket cuci hemat ini
untuk menyiasati musim hujan sekarang", ulasnya.
Dipercaya
Tentang perubahan status keagenan Autoglym di Indonesia, diakui
oleh Andy Tanggara, Dirut PT Autoglym Indonesia. Menurut Andy, ditunjuknya
Sentra menjadi distributor tunggal Autoglym di Indonesia tak lepas
dari kepercayaan Autoglym Asia Pasifik yang berkedudukan di Singapura.
Itu antara lain karena PT Piramida Catur Pratama (PCP) yang awalnya
menjadi agen tunggal kini lebih berkonsentrasi menekuni bidang utamanya
di bidang advertising.
Kepercayaan itu kian tumbuh setelah melihat keseriusan Sentra memasarkan
produk mereka. Sejak menjadi penyalur Autoglym di Jatim 1996 silam,
angka penjualan Sentra selalu melampaui target.
"Dengan perubahan status itu, sejak 1 April resmi menjadi agen
tunggal Autoglym untuk wilayah Indonesia", ujarnya.
David Tan menambahkan, dengan predikat baru ini pihaknya berupaya
menggenjot penjualan, apalagi ditunjang jaringan distribusi yang
mengakar kuat, karena didukung sekitar 1000 gerai dan tujuh penyalur
resmi.
"Sesuai kesepakatan dengan Autoglym Asia Pasifik, kami dipatok
target menjual bahan poles impor senilai Rp 300 juta. Namun dalam
situasi krisis seperti ini kebijakan mematok target sebesar itu
bisa dinegosiasikan", jelasnya. (ahn)
|