|
Surabaya-Surabaya Post
K&N MotorSport melakukan diversifikasi dengan membuka usaha salon
mobil, setelah bisnis mempercantik mobil itu berkembang pesat di
kota Pahlawan. Karenanya, K&N "menyulap" bengkel lamanya menjadi
salon mobil sekaligus mengibarkan bendera Autoglym.
"Kami melihat bisnis salon mobil di Surabaya belakangan semakin
ramai. Ini yang menjadi obsesi kami untuk menerjuninya, kendati
pemainnya kini sudah mencapai 21 salon mobil,"kata Rudy Chandra,
Pemilik K&N Auto Salon.
Bisnis yang baru diterjuni itu, menurut Rudy dinilai cukup prospektif
karena peluang menjaring pemilik mobil pribadi masuk salonnya masih
terbuka. Lebih-lebih lokasi usahanya berada di kawasan bisnis jl.
Mayjen Sungkono.
"Di sisi lain, munculnya salon-salon mobil baru di Surabaya secara
bertahap akan mendidik masyarakat jadi saloon minded. Hal ini berarti
antar-pemilik salon juga dituntut untuk bekerja profesional dan
fair play,"jelas Rudy, yang selama ini mendalami bisnis komponen
dan variasi otomotif.
Artinya, lanjut ia, antar-pemilik salon seyogyanya tidak terjebak
permainan harga. Namun, yang penting bagaimana mekanis salon mobil
menunjukkan hasil kerja yang bisa memuaskan kastemer.
Bahan Poles
Menyinggung tentang target yang dijaring, Rudy tidak mematok target
tertentu, kecuali memberi pelayanan yang dapat memuaskan kastemernya.
"Sebagai pemain baru kami tak muluk-muluk memburu target. Bisa
menggaet 3-5 mobil/hari sudah bagus. Pasalnya, kami mementingkan
kualitas kerja untuk kepuasan pelanggan,"paparnya.
Untuk merealisasi target tersebut, K&N menggandeng produk bahan
poles impor merk Autoglym. "Untuk mengambil bahan poles, kami tidak
melulu mengandalkan produknya saja, melainkan juga mendapat bantuan
teknis berupa pelatihan SDM seperti yang ditetapkan Autoglym,"ulas
Rudy.
Menejer Operasional K&N Auto Salon, Satrio menambahkan, usaha salon
mobil itu merupakan bisnis jasa. Ini berarti pengelolanya dipacu
untuk mengikuti selera konsumen.
Karenanya, Satrio berpedoman pada tiga kiat sukses demi kepuasan
pelanggan. Ketiga kiat itu meliputi kualitas kerja, bahan polesnya
(pakai merk Autoglym dari Inggris) dan dukungan sumber daya manusia
(SDM) yang terlatih.
"Dengan tiga kunci ini, saya optimis bisnis yang digeluti akan
survive di tengah ketatnya persaingan usaha salon mobil di kota
Pahlawan,"ujar pria yang pernah menimba ilmu dari AutoGlym Perwakilan
Indonesia di Jakarta itu.
Menyinggung tentang dipilihnya produk bahan poles dari Inggris,
dia melihat bahwa bahan poles ini dikenal kalangan pengusaha salon
mobil, mengingat merk ini punya varian produk yang lengkap dan berpengalaman
mengembangkan produk bahan poles selama lebih kurang 40 tahun.
Menurut Satrio, K&N auto salon yang soft opening Jumat lalu merupakan
gerai kedua Autoglym. Sedangkan gerai Autoglym yang pertama dan
ketiga di bawah bendera Sentra car cleaning centre dan GMP Motor.
(ahn)
|